Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Pamekasan, Jl.Slamet Riadi No.1 Pamekasan telp.(0324) 322138, 322316 Fax. (0324) 326737 email : bakorwilpamekasan@yahoo.co.id

Serunya Memancing Di Kolam Pemancingan Sedati, Sidoarjo

2

Sidoarjo – Bagi para penghobi mancing, nama Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, sudah tidak asing lagi. Desa itu ibarat surga bagi para pemancing. Hamparan luas kolam pancing tak membuat penghobi mancing bosan berjam-jam berada di tempat tersebut. Apalagi ikan yang disediakan bermacam-macam. Mulai ikan bandeng, nila, gurami, patin, hingga tombro. Di desa itu memiliki total sembilan pemilik kolam pancing. Tetapi, masing-masing pemilik bisa memiliki berhektar-hektar kolam pancing. Yang terbanyak kolam pancing ikan bandeng. Desa lain yang juga memiliki kolam pemancingan adalah Kwangsan, Gisik Cemandi, dan Cemandi. Kwangsan terkenal dengan ikan gurami dan patin, Sedangkan dua desa sisanya adalah ikan nila dan tombro.

Pada hari-hari biasa, kesibukan di kolam pemancingan itu tidak terasa. Di satu kolam pemancingan, hanya ada sekitar 20-50 orang. Tetapi, jika hari libur atau akhir pekan tiba, di satu tempat pemancingan bisa mencapai ratusan orang. Bahkan, hampir tidak ada sela di sepanjang pinggiran kolam pancing. Semua penuh dengan kursi-kursi kecil yang ditempati pemancing. Pemancing yang datang dari luar kota biasanya membawa serta keluarga mereka, kebanyakan para pemancing tersebut berasal dari Surabaya, Pasuruan, Mojokerto, dan malang. Ini dapat dilihat dari sepanjang jalan di empat desa tersebut yang dipenuhi oleh deretan mobil dan sepeda motor yang diparkir tak jauh dari lahan kolam pancing. Mereka sengaja datang jauh-jauh untuk merasakan dan mencoba serunya memancing di kolam pancing yang memiliki luas mencapai 17 hektare ini. Yang lebih istimewa lagi, tak jarang banyak pemancing yang datang saat malam hari, karena beberapa kolam pemancingan memang buka 24 jam.

Dampak Positif Bagi Perekonomian Warga

Masing-masing tempat pemancingan biasanya menyediakan layakan one stop service. Pemancing yang datang tanpa membawa alat bisa menyewa alat pancing. Jika berhasil mendapatkan tangkapan, setelah membayar ikan tersebut, mereka bisa minta dihilangkan durinya kepada pihak penyewa kolam. Jika ingin langsung dimakan, rata-rata kolam pemancingan menyediakan jasa pembakaran. Ikan yang dibakar sudah dibumbui plus disediakan sambal dan nasi. Jadi, para pemancing dan keluarga bisa menikmati  makan ikan hasil tangkapan dengan rasa yang lezat sesuai keinginan. Atau jika ingin dibawa pulang, sisa ikan hasil pancingan tetap bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Salah satu tempat pemancingan yang cukup tenar di Kalanganyar, Sedati, adalah laguna milik H. Samsul Anam. Tempat itu bisa dibilang paling luas dan paling sering jadi jujukan warga luar kota. Luas tempat memancing yang berdiri pada 2003 tersebut sekitar 3 hektare yang dibagi menjadi empat petak kolam pancing. Ikan di tempat pemancingan itu adalah bandeng. Per kilo bandeng dihargai Rp 18 ribu-Rp 20 ribu.

Abdul Muin, salah seorang pengelola laguna, menyatakan bahwa pada hari kerja satu petak kolam pancing hanya berisi 5-10 orang. Namun, saat hari libur, jumlah pemancing bisa mencapai 500-750 orang. Mereka biasa datang pada pagi, kemudian memancing hingga malam. Per orang biasanya membawa pulang 2-3 kilogram ikan. Jika ditotal, omzetnya mencapai Rp 30 juta-Rp 45 juta. Itu belum termasuk biaya sewa alat pancing atau jasa memasak ikan. ”Kalau hari libur, banyak yang langsung makan di tempat,” terang pria 50 tahun itu.

Di satu petak kolam pancing rata-rata berisi 4 ribu ekor ikan yang diisi seminggu sekali. Jadi, pemancing bisa dengan gampang mendapatkan ikan. Ikan yang dimasukkan berasal dari tempat pembesaran. Jadi, tidak ada yang kecil. Rata-rata beratnya 3 ons. Hal ini tentu memudahkan para penghobi memancing yang masih amatir untuk latihan sekaligus mendapatkan ikan yang lumayan besar sebelum terjun memancing di lautan.

 

Sumber:

http://dprd-sidoarjokab.go.id/wisata-alam-kolam-pemancingan-plus-kuliner-di-sedati.html
http://siteculture.blogspot.com/2009/07/kab-sidoarjo-kec-sedati-kawasan.html
http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2009/11/17/mancing-bandeng-rame2-di-laguna/

 

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.