bakorwil4@gmail.com (0324) 322318

Rapat Kerja Forum Petani Garam Madura OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS DENGAN KUALITAS BERORIENTASI INDUSTRI

Perwakilan petani garam yang tergabung dalam Forum Petani Garam Madura membahas upaya peningkatan produksi dan kualitas garam, menjelang musim produksi garam 2022, di Pamekasan

Rapat kerja petani garam yang digelar di Aula Bakorwil Pamekasan mengundang 36 elemen terkait, dari empat kabupaten di Madura, serta perwakilan petani garam dari sejumlah provinsi penghasil garam.

"Selain dalam rangka menyambut musim produksi garam pada 2022, ini juga merupakan langkah strategis petani garam dalam memperjuangkan nasib petani garam," kata Ketua Forum Petani Garam Madura Ubaid AK.

Saat ini, posisi petani garam melemah, dan regulasi tentang tata niaga garam belum berpihak kepada petani garam, sehingga perlu solusi dan dukungan keberpihakan semua elemen. Rapat kerja petani garam se-Madura yang digelar di Bakorwil Pamekasan sekaligus sebagai media untuk mencarikan solusi dalam menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi petani garam.

Karena itu, pihaknya juga mengundang para pejabat dari pihak berwenang seperti Pemprov Jatim dan pejabat dari Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Jatim Dyah Wahyu Ermawati mengapresiasi upaya para petani garam dalam memperjuangkan kepentingan mereka itu. "Semua keluh kesah yang disampaikan para petani garam ini akan kami jadikan jadikan referensi untuk mengambil kebijakan di tingkat provinsi, sekaligus sebagai bahan usulan kepada pemerintah pusat."

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Silaturrahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA) yang ikut membantu mengawal dan memperjuangkan nasib petani garam di Pulau Madura. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Prov Jatim hadir mewakili Gubernur Jawa Timur yang berhalangan hadir.